Perkembangan Pesat E-Commerce di Era Global

Oleh Dani Muliansyah – Seiring berjalannya waktu kini perkembangan teknologi kian pesat. Segala aspek kehidupan seperti sudah bergantung pada teknologi. Teknologi adalah sarana bagi manusia sebagai tempat untuk mencari informasi, penerapan sistem, yang merupakan alat-alat secara sengaja dirancang dan diteliti untuk mempermudah hidupnya dalam mencapai kebutuhan. Sehingga dengan keterampilan sumber daya manusia mampu menciptakan teknologi yang canggih. Maraknya teknologi mencapai kawasan global. Hal digital seperti ini tentunya berkaitan dengan internet. Apa internet itu? Yang merupakan jaringan komunikasi dengan penghubung yang sangat luas dalam artian cakupan global. Semua perangkat saling terhubung satu sama lain, sehingga memudahkan untuk berkomunkasi dalam jangkauan dunia. Dimana semua yang dibutuhkan terdapat dalam internet.

Munculnya Era globalisasi telah mengubah pola hidup masyarakat dunia menjadi instan. Globalisasi adalah proses persatuan atau percampuran karena adanya pertukaran unsur kehidupan mulai dari gaya hidup, pola pikir, budaya, pandangan, ras, dan aspek kehidupan lainnya semua bercampur dan saling mengenal satu sama lain bahkan dapat saling mempengaruhi sehingga terjadinya perubahan pada unsur-unsur kehidupan seperti tidak ada batas-batas. Salah satunya pada bidang ekonomi. Persaingan antar pedagang semakin kuat. Bahkan pedagang domestik mulai gulung tikar karena adanya persaingan yang mendunia. Sehingga dagangan atau usahanya mengalami penurunan. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya kreatifitas, berfikir kritis, dan kurangnya inovasi dalam menghadapi persaingan. Pedagang atau pebisnis yang cerdas, menangkap hal ini adalah sebuah kesempatan dan tentunya hal ini menjadi masyarakat kritis dalam berfikir dalam berinovasi. Guna menunjukkan produk atau jasa yang diperdagangkannya berkualitas dan tidak mau kalah dengan pesaing mereka sehingga mereka menempatkan moment yang tepat agar mempertahankan usahanya. Salah satunya dengan membuat E-Commerce. Apa itu E-Commerce? E-Commerce adalah transaksi jual beli antara pedagang dengan pembeli melalui media massa yang tersebar luas dijejaringan internet alias perdagangan online. Lagi-lagi dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sehingga terciptalah apa yang dibutuhkan. Banyak media layanan penyedia E-Commerce. Bisa berupa website, aplikasi, yang bahkan untuk pembayarannya bermitra dengan penyedia pembayaran non tunai atau melalui uang elektronik. Contohnya Ovo, Dana, Go-Pay, dsb. Semua kegiatan ini merupakan ebussines yang berhubungan dengan transaksi komersial.

Contoh E-Commerce yaitu seperti Shopee, Bukalapak, Lazada, dan lain-lain. Bekerja secara mendunia berusaha untuk masuk jaringan global sehingga dapat mempengaruhi omset perusahaan. Karena penjualan yang berani keluar dari zona nyaman dan situasi perkembangan yang semakin modern menuntut masyarakat harus berani maju mengepakkan sayap pada dunia di era globalisasi seperti sekarang.

Jenis-jenis E-Commerce :

  1. Business to Business

Merupakan perdagangan yang kapastasnya paling besar.

  • Business to Consumers

Pemasaran produk dengan cara langsung bertemu kepada pembeli. Sehingga dapat terjadi interaksi secara langsung. Seperti tawar menawar.

  • Consumer to Business

Pada jenis ini, konsumen menawarkan jasa atau produknya kepada perusahaan. Mereka memilih perusahaan menjadi sasaran dalam pemasaran produk atau jasanya.

  • Consumer to Consumer

Terdiri dari dua bentuk. Yakni, classified dan marketplace. Classified adalah terjadinya transaksi langsung antara penjual dan pembeli. Sedangkan marketplace, adalah yang membutuhkan media platform dalam penjualannya.

  • Business to Administration

Dalam jenis ini penawaran terjadi dalam mencakup segala hal, baik online maupun public. Dominan dalam jenis ini biasanya yang menawarkan jasa seperti untuk pelayanan.

  • Consumer to Administration

Disini terjadi antara individu kepada pelayanan atau publik. Bisa digunakan dalam penyebaran informasi ataupun akses kepada publik.

  • Online to Offline

Sistemnya yaitu melalui media seperti iklan ataupun website guna menarik pelanggan untuk datang ke toko.

Dalam hal ini, jika dilihat dari segi positifnya yaitu memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Karena hanya dengan memanfaatkan aplikasi atau website mereka bisa membeli apapun yang mereka mau, pilihannya pun bervariasi. Dapat membeli kapan pun dan dimanapun. Pembayaran pun terjadi dengan sangat strategis. Pembeli bisa memilih pembayaran secara online maupun offline. Jika memilih online, mereka hanya tinggal menunggu pesanan mereka sampai. Tentunya hal ini membuat efisien dalam biaya.

Untuk hal negatifnya tentunya membuat masyarakat menjadi dimanjakan akan adanya teknologi. Yupp, dengan kata lain kita dibuat menjadi ketergantungan. Tidak hanya itu, sebagai pembeli yang cerdas tentunya sebelum menggunakan layanan harus selektif dalam memilihnya. Karena banyak yang berakhir pada penipuan, privasi data tidak terjaga, barang atau jasa yang disediakan tidak sesuai alias kualitasnya rendah.

Dimasa pandemi gini, bisnis online menjadi salah satu solusi untuk dapat berpenghasilan meskipun di rumah aja. Karena untuk berkegiatan di luar tidak dianjurkan dan juga kapasitasnya terbatas, memiliki aturan yang ketat. Cara penggunaannya pun tidak sulit, karena sangat mudah. Dan waktunya juga fleksibel. Menyesuaikan kegiatan kita sehari-hari. Karena kitalah yang memegang kendali. E-Commerce sudah semakin mendunia, produk-produk dan jasa layanan asing maupun lokal sudah saling tersebar. Tentunya dalam hal ini membutuhkan usaha promosi yang kuat untuk bersaing berusaha mendapatkan minat customer dan juga kepercayaannya. Dalam berbisnis, hal terpenting ialah konsisten dan gigih.

Salah satu bentuk perwujudan perlindungannya, pemerintah membuat aturan Undang-Undang ITE. Sehingga jika ada pelanggaran korban bisa melaporkan. Karena masih banyak terjadi kasus Cyber Crime. Dimana kejahatan dalam teknologi sering terjadi. Karena privasi dan keamanan para public merupakan hal terpenting. Tindak hukum harus dijalankan sesuai ketegasan yang berlaku.

Artikel ini di tulis oleh Oleh Dani Muliansyah Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *