Pelaku Tindak Kejahatan Lingkungan Semakin Berani

Ilustrasi Pabrik Peleburan Alumunium Ilegal

Pelaku pencemaran lingkungan di provinsi Banten seperti tidak takut dengan ancaman sangsi pidana tergolong berat.

Seperti yang di lakukan RH di pasar kemis.”saya akui memang tidak memiliki ijin dalam menjalankan usaha ini,” ungkap RH ketika di kinfirmasi via WA.
.oknum RH menjalani kegiatan usaha peleburan almunium/timah dari bahan Slag.Dros.ash dengan cara proses di masak dan di lebur untuk di jadikan dan di cetak kembali nenjadi matrial / bahan Almunium atau timah BATANGAN.bahan baku di ambil dari perusahan penghasil limbah B3.

Senada apa yng di katakan kepala DLHK Kab tangerang.

“Kami di dinas lingkungan hidup banyak menerima pengaduan dari masyarakat terkait adanya dugaan pencemaran lingkungan.setiap aduan akan kami terima dan kami cek kebenaran nya “ungkap topik.

Sesuai UU Nomor 32 tahun 2009 terkait Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, di pasal 102 menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp3 miliar.

Sementara itu ketua korwil LKPK prov banten ketika di mintai keterangan terkait adanya aduan warga pasar kemis mengatakan bahwa akan melayanglan surat ke DLHK kab dan provinsi jufa tembusan ke kementrianLHK di jakarta serta ke pihak berwajib agar segera di lakukan penindakan.
Agar para pelaku kejahatan lingkungan di jerat dengan hukuman seberat berat nya. bila perlu di kenakan jg UU TPPU ” ungkat ketua korwil LKPK prov Banten.

Di tempat terpisah pegiat sosial Ade Suhaedih saat diminta tanggapan nya mengatakan ” Tidak sulit untuk menciptakan lingkungan di sekitar kita agar bersih dan jauh dari kata pencemaran, semua kembali kepada diri kita masing” bahwa kita mencintai kebersihan.dan sanggup nenjaga lingkungan kita.kalau pun kita menemukan sebuah pelanggaran pencemaran.waka wajib bagi kita memberitahu dan nengarahkan menuju arah yng lebih baik.”ungkapnya.dede biasa di panggil sehari hari adalah seorang ketua perkumpulan jurnalist di provinsi banten dan juga memiliki kegiatan sehari hari sebagai pengusaha di banten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *