Pelaku Seni dan Budaya bakal Geruduk Pemkot Tangerang

Pelaku Seni dan Budaya bakal Geruduk Pemkot Tangerang

BBSNews.co.id, Kota Tangerang — Puluhan komunitas dan pelaku seni di Kota Tangerang, berencana bakal melakukan aksi damai di depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang.

Gerakan moral yang bertemakan “Love Moment” tersebut, merupakan buntut dari surat pengosongan lahan yang dilayangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terhadap komunitas Semangat Berbagi (Semanggi) Center Foundation di Jalan Perintis kemerdekaan, Cikokol Kota Tangerang.

Aksi tersebut, akan digelar pada 24 Juli 2020 mendatang. Hal ini dilakukan, lantaran Arief R Wismansyah Walikota Tangerang belum dapat berdialog untuk mencari solusi persoalan yang terjadi di Semanggi Center.

Edy Bonetsky penggiat Seni dan Budaya Kota Tangerang mengatakan, berbagai upaya akan dilakukan mulai dengan menggelar dialog virtual dengan melibatkan Akademisi, Pemkot Tangerang dan juga DPRD Kota Tangerang.

“Selain itu, puluhan komunitas yang telah menandatangani petisi save semanggi center cikokol akan menggelar gerakan moral di pemkot Tangerang,” kata Edy Rabu 15/7/2020.

Hal senada juga diutarakan Kuncoro. Dirinya bersama pegiat seni dan budaya Kota Tangerang yang lainnya siap untuk turun ke jalan. Hal itu dilakukan, untuk upaya penyelesaian persoalan yang terjadi di Semanggi Center Foundation.

“Bukan hanya dari Kota Tangerang tapi dari Kota Tangsel juga akan ikut dalam aksi tersebut,” terangnya.

Sebagai informasi, komunitas Semanggi Center Foundation merupakan sebuah lembaga non profit yang sering mengadakan pelatihan Seni dan Budaya dilahan yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Tangerang. Namun, kini nasib dari pelaku Seni dan Budaya Kota Tangerang ini terancam tidak dapat melakukan aktivitas nya kembali setelah Pemkot Tangerang meminta untuk mengosongkan lahan yang saat ini mereka manfaatkan.

Sementara itu, Ubaidillah Anshar Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pertamanan (Disbudparman) menjelaskan, bahwa lahan dan gedung yang sudah lama dimanfaatkan oleh Semanggi Center Foundation itu akan direnovasi untuk dijadikan Balai Latihan Kesenian (BLK)

“Ya, kami justru ingin perbaiki itu menjadi Balai Kesenian. Nanti kita libatkan juga para seniman termasuk anggota Komunitas Semanggi. Kita tidak mengusur ini juga untuk kepentingan publik juga,” Jelasnya. (HF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *