Bea dan Cukai Soekarno-Hatta Musnahkan 2.464 “HP” Ilegal senilai Rp3,5 Milliar

BBSNews, Tangerang- Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan pemusnahan barang hasil tegahan berupa handphone atau telepon genggam sebanyak 2.464 item dari berbagai merk senilai Rp3,5 miliar.

Pemusnahan HP ilegal itu dengan cara direndam dengan menggunakan air larutan garam. Hal ini dilakukan guna mengurangi kadar kimia yang terdapat di hanphone tersebut. Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dan terlihat drum sudah diisi dengan air larutan garam. Kemudian sebagian dihancurkan dengan dilindas menggunakan alat berat.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Tipe C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang di Tangerang, Selasa mengatakan barang hasil tegahan ini berasal dari negara Singapura dan Hong Kong.

Dijelaskan Erwin bahwa dari hasil penyelundupan ini negara dirugikan sebanyak Rp1 milliar lebih. Karena mereka tidak membayar pajak

“Penyelundupan ini jelas merugikan negara, tetapi juga merugikan penjual yang ada di Indonesia. Dan hal ini akan menyebabkan persaingan yang tidak sehat terhadap produsen ataupun barang sejenis lainnya,” jelas Erwin.

Sementara itu perwakilan dari salah satu brandhandphone di Indonesia yaitu Mr Lee mengatakan bahwa penyelundupan ini jelas akan mempengaruhi harga pasar telepon genggam.

“Sekian banyaknya hanphone yang berhasil ditegah, kami berterimaksih kepada Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dengan ini bisa kembali memperbaiki harga pasar dan jual telepon genggam di Indonesia,” ujarnya.

Untuk diketahui, seluruh barang hasil penindakan akan menjadi Barang Dikuasai Negara (BDN), karena pada saat importnya tidak memiliki perizinan tertentu serta tidak ada pemberitahuan kepada pabean. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *