Kota Ini Berlakukan Gadis Perawan Dijual di Pasar, Gimana Ceritanya?

BbsNews – Untuk mendapatkan pasangan hidup biasanya seseorang terlebih dahulu melakukan pandangan pertama dan diakhiri saling jatuh cinta.

Setelah sama-sama sudah merasa nyaman dan ingin hidup bersama maka akan diakhiri dengan menikah. Namun lain halnya dengan komunitas Kalaydzhi di Bulgaria ini.

Di pasar ini para wanita yang ingin menikah akan dijual oleh keluarganya. Sebab hukum yang ada di pasar tersebut melegalkan perdagangan wanita.

Pasar ini mengatur komunitas Kalaydzhi dan orang-orang yang termasuk di komunitas ini adalah wanita saja.

Pembelinya adalah para pria yang mana mereka sedang mencari pasangan untuk dinikahinya.

Bagaikan pasar tradisional, orang-orang yang menjual anak perempuan mereka melakukan transaksi jual beli laiknya transaksi barang.

Mereka adalah orang-orang paling miskin di negeri tersebut. Anak perempuan berdiri secara terpisah berdampingan dengan orang tuanya.

Bukan hanya itu saja, wanita yang ingin menarik banyak perhatian dari para laki-laki rela menari-nari dengan menggunakan pakaian seksi bahkan hingga naik ke atas mobil.

Masyarakat menyebut tradisi ini dianggap sangat penting bagi komunitas Kalaydzhi untuk bertahan hidup.

Uniknya, mereka wanita yang dijual di pasar ini masih perawan, sesuai dengan reputasi di komunitas mereka. Lantas bagaimana dengan wanita yang sudah berstatus janda?

Mereka masih bisa melakukan transaksi namun harga yang ditawarkan juga pastinya akan berbeda. Yakni harganya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan wanita perawan.

Harganya juga bermacam-macam, ada yang membayar rata-rata 290 dolar AS hingga 350 dolar AS, atau sekitar Rp4-5 juta untuk pengantin mereka, bisa juga lebih tinggi. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *