Perkara Ringan Mandeg 9 Bulan, Kinerja Polri Dipertanyakan

BbsNews, Tangerang – Dugaan mandegnya penanganan perkara tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 362 KUHP yang terjadi pada bulan februari 2018 di Kp. Pabuaran Kelurahan Dukuh, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Atas nama Pelapor M. Ade Suhaedih dan terlapor berinisial E belum ada kejelasan.

perkara tersebut di tangani oleh polresta Tangerang, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut mengenai penanganan perkara tersebut.

Seblumnya, pihak Polresta Tangerang melalui Iptu Ruswandi saat di konfirmasi melalui sambungan telephone mengatakan bahwa dalam waktu dekat kami akan melakukan gelar perkara untuk penetapan status Terlapor menjadi Tersangka.

Dengan belum adanya kejelasan mengenai perkembangan proses penanganan perkara tersebut, menimbulkan pertanyaan yang sangat besar bagi pelapor didalam penanganan perkaranya, sebab perkara tersebut bisa di kategorikan masuk dalam penanganan perkara ringan.

Fungsi polri sebagai instrument penegak hukum di Indonesia dipertanyakan, sebagaimana semboyannya sebagai pengayom masyarakat namun diduga membuat kekisruhan baru dengan mandegnya kasus tindak perkara ringan selama 9 Bulan.

Saat di konfirmasi M. Ade Suhaedih selaku pihak pelapor mengatakan.

“Seingat saya waktu itu Terlapor Saudara E di undang oleh pihak penyidik serta istri saya juga di undang untuk dimintai keterangan, di depan Saya dan Istri saya terlapor saudara E betul mengakui perbuatannya bahkan beberapa saksi sudah dipanggil”.

Normalnya, sejak saat pemanggilan terlapor dan pelapor selesai selambatnya dalam kurung waktu 3 bulan, tapi faktanya hingga menginjak 10 Bulan kasus dugaan pencurian tersebut mandeg, (tidak ada kejelasan – red).

“Saya berharap di HUT Bhayangkara ke 73 ini polri makin promoter di dalam mengungkap suatu perkara, dan Laporan saya segera ditindak lanjuti oleh pihak Polresta Tangerang karena kita semua sama di mata hukum.”Ujar Ade.(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *